Tadi selepas shalat maghrib, perutku keroncongan.
Aku putuskan untuk masak makan malam sebagai upaya memadamkan kelaparan. Suasana masih aman dan nyaman sampai masakan itu hampir matang. Ku cicipi rasa, masih ada yang perlu ditambahkan.
Aku mendekat menuju kabinet mengambil bahan seasoning untuk ditambahkan pada masakan. Karena cukup tinggi dan aku perlu untuk mencari-mencari, aku ambil kursi meja makan sebagai tumpuan kaki untuk lebih menjangkau pemandangan mataku agar apa yang kucari segera ditemukan.
Aku mendengar bunyi gemuruh kecil dari dalam kabinet namun aku mengabaikannya.
Pintar.
BRUKKKK.....
Kabinet runtuh, disusul dengan jatuhnya barang-barang yang tersimpan di dalamnya seperti beberapa persediaan makanan, piring, gelas, alat dapur, dll.
Aku terjatuh dari kursi, dan .... kakiku tertiban.
Aku baru saja seperti kena gempa terban.
Jauh hari sebelumnya, sebenernya kami sudah tau bahwa kabinet itu sepertinya dirayapi. Tapi kami tidak sadar bahwa sisa umurnya ternyata sesingkat ini.
Seketika seisi rumah ramai. Aku terpaku.
Dan bisa-bisanya yang kupikirkan karena kelaparan adalah...
wkwkwk apa kabar masakanku, apakah dirimu juga terkena serpihan kayu dari rubuhan? :")
alhamdulliah nyatanya ia selamat.
----
Hal yang paling aku syukuri dari kejadian ini adalah:
1. Hanya aku yang di dapur, jadi gak memakan banyak korban.
2. Aku jatuh dari kursi. karena apabila aku tidak jatuh dari kursi, aku akan tertimpa rubuhan kabinet.
3. Bona, kucingku, tidak sedang duduk di singgasananya yang berada di bawah kabinet. aku gak kebayang kalau dia lagi bermalas-malasan tertidur pulas lalu dia perlu tertimpa rubuhan kayu dan pecahnya gelas maupun piring-piring. Untung dia lagi malas-malasan di sofa singgasananya ruang tengah :(
4. Aku ngide ingin masak. mac n chesee pulak. dan alhamdulillah-nya masakanku selamat. Jadi itu sangat cukup membuatku bahagia karena tetap bisa memakan apa yang ingin aku makan.
5. Anggota keluarga yang lain dengan tidak seperti biasanya sudah makan malam lebih dulu. Karena rubuhan tersebut juga jatuh ke meja makan yang mana meniadakan makanan sehingga jadi tidak bisa dimakan.
6. Tidak ada luka maupun darah, hanya biru-biru dibagian kaki
7. Kami jadi kerja bakti sekeluarga. aku bersyukur sehingga mengurangi waktu adikku dari berlama-lama menatap layar bermain game :)))))))) HAHA
8. Punya momen untuk dikenang! wkwkkw alhamdulillah 'ala kulli hal~
Fyufyu, there's always something to be gratedul for 🌻🤗
No comments:
Post a Comment